Senin, 05 April 2010

facebook sebagai sarana komunikasi dakwah virtual

oleh : Hendri Rahman
Fenomena facebook dewasa ini, telah menjadi perhatian sebagian masyarakat di sekitar kita ini dan lingkungan masyarakat secara global. Facebook dikatakan sebagai komunitas jejaring situs social di dunia maya, setidaknya mempunyai tiga alasan diantaranya :

Pertama, munculnya era kesadaran suatu kelompok yang semakin beradaptasi dengan perkembangan teknologi khususnya dengan dunia virtual atau dunia maya. Menurut data statistik yang dilansir oleh http://www.checkfacebook.com/ tahun 2009, pengguna facebook di Indonesia masuk 10 besar jumlah pengguna facebook terbesar di dunia. Indonesia berada di peringkat ketujuh, mengalahkan Australia, Spanyol, dan Kolombia. Peringkat pertama dipegang Amerika Serikat (67.485.000), kemudian disusul Inggris ( 17.926.840), Kanada ( 11.515.660), Turki (11.417.400), Perancis (10.588.720), Italia (10.179.480), Indonesia (5.949.740) Australia (5.890.760), Spanyol (5.671.580) dan Kolumbia (5.206. 020).

Pengguna internet di Indonesia pun kian hari kian banyak. Menurut data dari http://www.internetworldstats.com/ tahun 2009, bahwa Indonesia kini menempati peringkat kelima di Asia dengan jumlah user 25 Juta orang di bawah Cina, Jepang, India, Korea Selatan dan masih unggul atas Vietnam, Filipina, Pakistan, Malaysia dan Taiwan. Sebagian besar penggerak jejaring sosial berasal dari generasi muda terdidik.

Kedua, komunitas virtual ini tidak terbatasi oleh keterpisahan tempat, waktu, status social ekonomi atau pendidikan. Saat seseorang melakukan interaksi dengan anggota lain di komunitas, maka hubungannya jauh lebih fleksibel karena bisa berhubungan kapan saja dan dari mana saja. Dengan adanya facebook, nampak bahwa komunikasi tak lagi berjarak fisik seperti biasanya.

Ketiga, memungkinkan terbentuknya kesadaran kelompok berbagi (shared group conciousness). Setiap orang dapat berinteraksi, bertukar isu, meciptakan dan tema-tema fantasi yang dapat membentuk kesadaran kelompok berbagi.
Sehingga dengan alasan-alasan tersebut fenomena facebook, menjadi hal yang sangat penting sekali dalam mempengaruhi sekali proses transformasi budaya dan pengetahuan pada masyarakat global saat ini.

Kita sebagai umat islam mempunyai keyakinan bahwa Islam merupakan agama dakwah yang mewajibkan bagi umatnya untuk menyebarkan atau mendakwahkannya kepada manusia yang belum meyakini, memahami dan mengamalkan keseluruhannya. Dengan demikian ajaran Islam tidak dapat dipisahkan dengan kegiatan dakwah.

Dakwah dalam arti amar ma’ruf dan nahyi munkar adalah syarat mutlak bagi keselamatan dan kesempurnaan hidup masyarakat. Ini merupakan kewajiban fitrah manusia sebagai mahluk social dan kewajiban yang telah ditegaskan oleh risalah kitabulllah dan sunnah rasul.

Dalam menyampaikan ajaran Islam hendaknya tidak terfokus pada suatu sarana saja.. Artinya umat Islam harus mempunyai skill yang memadai untuk memanfaatkan media lain yang dijadikan sebagai sarana dakwah seperti media elektronik, media cetak, dan sejenisnya. Karena dengan memanfaatkan itu semua maka dakwah Islam akan mudah dan cepat diterima oleh seluruh dunia, hal ini seperti ungkapan pakar komunikasi, dunia seolah menjadi The Global Village . Hal ini dimaksudkan agar ajaran Islam itu mudah untuk disebarluaskan. Walau selama ini ajaran Islam secara dominan didakwahkan melalui mimbar atau seminar-seminar, maka dewasa ini media lain juga memiliki peluang besar dimanfaatkan sebagai media dakwah. Hal ini bukan berarti ada maksud untuk mengecilkan arti berdakwah melalui ceramah atau pidato dan sejenisnya.
Begitu pun, bukan hanya objek ini saja yang akan menjadi sasaran dakwah, dakwah tidak hanya pada masalah-masalah ibadah saja, tetapi juga pada masalah-masalah muamallah dan aturan-aturan yang mengatur kehidupan manusia
Oleh karena itu, fenomena facebook ini merupakan suatu jawaban terhadap tantangan dakwah itu sendiri, suatu ajaran akan tetap eksis apabila terus mensosialisasikan pesan-pesan dari ajarannya, begitu pula dengan islam akan terus eksis dengan terus mendakwahkan isi-isi dari ajarannya tentu bersama para mujahid dakwah yang berkualitas dan konsisten.

Fenomena facebook ini, dijadikan sebagai komunikasi dakwah dalam bentuk virtual yang lebih mengutamakan ke arah efektif dan efisiensi dalam mensosialisasikan pesan-pesan dakwah serta menciptakan dampak dan pengaruhnya terhadap perubahan ideologi, keyakinan dan perilaku serta sikap yang postif dan lebih baik.

2 komentar:

  1. thank you for you to make me learn more,thank you∩0∩ ........................................

    BalasHapus
  2. bagaimana dengan sebagian orang yang menanggapi bahwa jaringan sosial facebook itu haram....????

    teman aku punya tugas...
    mengenai "sosiologi komunikasi melalui facebook"
    bagusnya bahas apa yah >>...

    BalasHapus