Minggu, 06 Desember 2009

Kepribadian yang kuat berarti mempunyai prinsip yang kuat

Kepribadian yang kuat berarti mempunyai prinsip yang kuat
Oleh : Hendri Rahman A 107051003368
Assalamu’alaikum wr.wb
Bismillahirrahmanirrahiem.
Saudara-saudara yang dirahmati dan diberkahi Allah SWT.
Pemaknaan lafadz laa ilaaha illallah bila kita pahami betul kedalaman maknanya akan melahirkan individu-individu yang mempunyai kepribadian yang sangat kuat dalam menjalani samudera kehidupan ini. Lafadz ini merupakan lafadz yang sangat sacral dan suci sekali, pengaruhnya, mempunyai dampak yang luar biasa hebatnya dalam pembentukan karakter.

Lafadz laa ilaaha ilallah yang artinya tidak ada ilah selain Allah, menunjukan pemaknaan yang dalam sekali,berupa kalimat yang bisa menciptakan rasa aman, kepercayaan diri dan sumber motivasi bagi setiap individu yang memahaminya. Lafadz ini merupakan prinsip bagi seorang muslim dalam mengejar cita-citanya, suatu impian yang mempunyai nilai yang tinggi sekali yaitu keridoan Allah SWT dan kesuksesan dunia dan akhirat.

Berprinsip pada sesuatu yang abadi adalah jawaban semua dari segala persoalan-persoalan kehidupan. Konsep ini didukung oleh Stephen R. Covey rasa aman kita berasal dari pengetahuan bahwa, prinsip itu berbeda dengan pusat-pusat lain yang didasari pada orang atau sesuatu yang seketika berubah, Prinsip yang benar tidaklah berubah. Prinsip itu kekal, tidak peduli apapun yang terjadi, tidak akan goyah meskipun kehilangan harta, jabatan, orang yang disayangi, penghargaan ataupun penyiksaan. Sungguh suatu kepercayaan diri yang timbul dari dalam diri, kepercayaan yang sangat kuat dan stabil. Suatu kepercayaan yang mampu melihat manusia sebagai seorang manusia. Kepercayaan diri yang timbul karena memiliki prinsip yang esa, bahwa Allah lah pusat kepercayaan dirinya.

“Sungguh, kami telah ciptakan manusia dengan sebaik-baiknya penciptaan” (At-Tiin : 4). Allah SWT telah memberikan manusia berupa modal keyakinan yang tinggi sekali dalam mencapai suatu kesuksesan. Dengan kesadaran diri bahwa manusia adalah mahluk yang mempunyai potensi yang sangat besar sekali, maka ia sendiri sudah mempunyai keyakinan sekaligus telah memulai untuk dirinya menjadi orang yang sukes dan berhasil. Manusia diciptakan supaya menjadi wakil Allah dalam mengurus bumi ini dengan bepotensi mencapai kesejahteraan dan kemajuan yang dapat dirasakan bagi seluruh umat manusia. Setiap langkah yang dibuatnya haruslah langkah menuju kemenangan. Sehingga dengan kesadaran seperti itu timbullah suatu kekuatan dan motivasi yang dahsyat sekali.

Umat Islam haruslah berbangga diri dengan penuh rasa percaya diri, rasa aman dan motivasi yang tinggi dalam mengarungi segala persoalan-persoalan yang dihadapi sekaligus untuk menatap masa depan yang cerah. Apabila potensi ini dipupuk terus, sehingga menciptakan kepribadian dan pembentukan mental yang kuat, diharapkan setiap individu-individu akan menemukan jati dirinya sebagai manusia, yang tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri akan tetapi bagi lingkungan yang ada disekitarny,terlebih lagi demi kemajuan bangsa dan Negara kita ini, menuju bangsa yang mempunyai individu-individu yang mempunyai mental dan kepribadian yang kuat, sehingga peradaban bangsa kita menuju ke perubahan yang lebih baik dan optimis.

0 comments:

Posting Komentar