Kamis, 03 Desember 2009

F. A. von Hayek

Peran Friedrich August von Hayek pada akhir abad ke-20 seiring dengan runtuhnya sosialisme mungkin dapat dikatakan mirip hampir mirip dengan peran yang dimainkan oleh Adam Smith pada abad ke 18, yang memberikan pencerahan dan penekanan pada kekuatan kreatif dari kebebasan dan ekonomi pasar. Ia bahkan dianggap sebagai figure kunci di abad ke 20 bagi kemunculan kembali liberalisme. Dengan sendirinya, sumbangan dan peran besar yang dimainkan oleh Hayek dalam penyebarluasan ide dan tatanan kebebasan membuat ia menjadi musuh nomor 1 dari kelompok sosialis. Mulai dari karyanya yang terkenal “The Road to Serfdom” (1944), “The Constitution of Liberty” (1960) hingga “The Fatal Conceit: The Errors of Socialism” (1989), gagasan Hayek tentang kapitalisme global memberikan pengaruh yang tak sedikit kepada para pemikir dan filsuf terkenal seperti K. R. Popper dan Robert Nozick. Bukan itu saja gagasan-gagasanya pun memberikan kontribusi pengaruh yang tak sedikit terhadap para pemimpin politik di Timur maupun Barat, seperti Ludwig Erhard, Margaret Thatcher atau Ronald Reagan, dan Vaclav Klaus dari Republik Czech, Leszek Balcerovicz dari Polandia, dan Mart Laar dari Estonia, serta banyak lagi yang lainnya. Oleh karenanya sekali lagi Hayek menjadi target yang terkenal dari para kelompok sosialis, proteksionist, dan belakangan para pengkritik globalisasi dan neo-liberal.

Hayek memberikan kontribusi yang tak sedikit terhadap perdebatan yang menyangkut spontaneous order dan limits of knowledge. Pemikiran Hayek juga memberikan kontribusi pemahaman yang menyangkut kebijakan kompetisi dalam konteks pasar terbuka, konstitusi dan desentralisasi system politik dan kontrol terkadap kekuasaan. Kompetisi oleh Hayek dianggap sebagai prosedur terbaik bagi pencarian solusi baru dan terbaik, dan memberikan kesempatan yang terbaik bagi setiap individu dalam mengejar kebahagian hidup mereka.

Sumbangan Hayek terpenting lainnya muncul pada arena politik dengan keterlibatannya dalam pendirian “Mont Pelerin Society” pada 10 April tahun 1947. Dengan mengundang sekitar 36 orang yang kebanyakan merupakan ekonom, sejarahwan, filsuf, untuk hadir di Mont Pelerin, Switzerland, Hayek mengajak mereka mendiskusikan mengenai negara dan penerapan liberalisme baik sebagai sebuah pemikiran maupun didalam praktek.

Hayek dilahirkan pada tanggal 8 Mei tahun 1899, di Vienna, Austria putra dari Dr. August von Hayek, Professor ilmu Botani pada University of Vienna. Friedrich August von Hayek died on March 23, 1992. Ia menerima penghargaan The Bank of Sweden Prize in Economic Sciences in Memory of Alfred Nobel pada tahun 1974 untuk kategori ekonomi bersama-sama dengan Gunnar Myrdal

0 comments:

Posting Komentar