Minggu, 08 November 2009

Miscellaneous Deities (continued)

Miscellaneous Deities (continued)

Electra, Maia, Taygete, Alcyone, Celaeno, Sterope, dan Merope adalah tujuh bersaudari putri Atlas dengan Pleione yang menjadi pelindung panen. Mereka adalah peri-peri pengiring Diana dalam perburuannya. Suatu ketika Orion yang terpesona melihat kejelitaan ketujuh saudari tersebut mengejar dan bermaksud menangkap mereka. Mereka semua segera berlarian menghindari kejaran Orion. Ketika jarak yang memisahkan mereka dari Orion semakin kecil mereka berseru kepada Diana agar menyelamatkan mereka. Diana kemudian mengubah mereka menjadi tujuh ekor merpati yang terbang tinggi dan tinggal di langit kutub utara di mana mereka menjadi rasi bintang Pleiades atau Bintang Tujuh (di Inggris mereka dikenal sebagai 'the Seven Sisters'). Kelak ketika Orion juga menjadi rasi bintang bersama anjingnya Sirius, mereka melanjutkan pengejaran terhadap ketujuh saudari tersebut. Konon dari bumi jumlah mereka hanya terlihat sebagai enam, bukan tujuh bintang. Ada kisah yang menceritakan bahwa Electra si sulung meninggalkan tempatnya di langit ketika Dardanela atau Troy, kota yg didirikan oleh Dardanus, putranya dari Jupiter binasa di tangan pasukan Yunani, namun ada juga yang mengisahkan bahwa Merope si bungsu yang meninggalkan tempatnya karena merasa malu ketika suaminya, Raja Sisyphus dari Thessaly, yang berani mempermainkan para dewa dihukum di Tartarus. Maia putri kedua adalah ibu Mercury dari Jupiter.

Fides (Kepercayaan), Spes (Harapan), dan Fama (Kemashyuran) semuanya adalah dewi-dewi kebajikan yang tinggal di Olympus. Nama Fides disebut sebagai penjamin dalam suatu perjanjian, Spes dengan sayapnya yang cemerlang bagai pelangi menyembuhkan luka-luka dunia dan memampukan manusia untuk melanjutkan hidupnya, sedangkan Fama memastikan bahwa tidak akan ada orang yang telah berusaha dengan keras dan jujur yang tidak mendapatkan balasannya.

Hecate adalah dewi bulan di samping Luna dan Diana. Kalau Luna adalah symbol dari bulan sabit yang pucat dan Diana adalah symbol dari bulan purnama yang cemerlang (atau sebaliknya Luna adalah bulan purnama sedangkan Diana adalah bulan sabit yang mengembang), maka Hecate adalah symbol dari bulan pada malam-malam yang suram. Dia dianggap sebagai pelindung para penyihir, oleh karena itu diceritakan bahwa para penyihir membuat ramu-ramuan sihirnya pada malam-malam di mana bulan bersinar suram dan para penyihir terbang menaiki sapu dengan latar belakang bulan berwarna biru. Pemujaan terhadap Hecate berasal dari Asia Kecil atau Mesir, yang kemudian oleh para pedagang di bawa ke Yunani. Berbeda dengan Luna dan Diana, pemujaan terhadap Hecate menuntut pengorbanan manusia dan penumpahan darah. Konon dia sering melayang di atas kuburan dalam wujud asap biru kehijauan dan tak terlihat oleh semua makhluk kecuali anjing hutan yang melolong menyeramkan didampingi oleh para pengiringya, para Empusae, yakni para hantu malam Hecate dilukiskan berkepala tiga yang melambangkan tiga fase bulan (mengembang, purnama, dan menyusut) dan tiga tahapan dalam kehidupan seorang wanita (sebagai seorang perawan, ibu, dan nenek) dan menggenggam obor di tangannya. Orang memberi persembahan padanya di atas altarnya yang banyak didirikan di persimpangan jalan.

Aeolus adalah dewa angin yang menikah dengan Aurora. Pernikahan mereka dikaruniai banyak putra dan putri. Namun yang paling terkenal adalah empat Dewa Mata Angin, yaitu Aquilo, Angin Utara yang hembusan nafasnya menimbulkan badai salju sehingga menakutkan kekasihnya, Orithyia, putri Raja Erechtheus dari Athena; Favonius, Angin Barat yang bertiup sepoi-sepoi membawa wangi bunga dari kekasihnya, Flora; Auster, Angin Selatan pembawa hujan yang menghidupkan; dan Eurus, Angin Timur yang menyegarkan. Para dewa angin tersebut hidup di Pulau Aeolia yang kini disebut Stromboli. The End

0 comments:

Posting Komentar